11 Polisi di Asahan Ditahan Sebab Jual Sabu ke Bandar Narkoba

Medan, CNN Indonesia —

Sebanyak 11  polisi berpangkat bintara hingga perwira di Asahan, Sumatera Utara (Sumut) diduga menjual barang bukti  narkoba jenis  sabu kepada bandar narkoba. Segenap tersangka saat ini ditahan di Lapas Klas IIB Tanjungbalai di Pulau Simardan.

Kasi Penkum Kejati Sumut, Yos Arnold Tarigan mengatakan, kesebelas polisi dan barang bukti urusan telah dilimpahkan Polda Sumut ke Kejati Sumut. Selain 11 polisi, 3 orang sipil yang diduga terlibat juga diserahkan ke Kejati Sumut.

“Terhadap para tersangka dilakukan rapid tes dengan hasil negatif Covid-19. Seluruh rangkaian kesibukan Tahap II berlangsung tenteram dan lancar. Kemudian para-para tersangka dibawa untuk kemudian dititipkan di Lapas Pulau Simardan, ” kata Yos Arnold Tarigan kepada CNNIndonesia, Sabtu (2/10).


Yos menyebutkan para tersangka yang dilimpahkan masing-masing dari satuan Polres Tanjungbalai yakni W, AS, JL, HTH dan R. Kemudian lima dari Satuan Polairud yakni T, ART, LA, SN dan K. Cerai-berai K polisi Bhabinkamtibmas Polres Tanjungbalai. Selanjutnya tiga orang sipil yakni HA, S dan H.

“Sebelumnya susunan dari Polda Sumut tersebut diteliti oleh Tim Jaksa di Kejati Sumut. Sesudah berkas dinyatakan lengkap P21, maka tersangka dan bahan bukti dilimpahkan ke Kejaksaan. Berkasnya akan segera dilimpahkan ke Pengadilan untuk disidangkan, ” paparnya.

Kasus tersebut berawal pada 19 Mei 2021. Masa itu Polres Tanjungbalai menyimpan kapal kayu di Kali Lunang, Kecamatan Kepayang. Kapal tersebut membawa puluhan kilogram narkotika jenis sabu. Tetapi dua orang kurir dengan membawa barang haram tersebut berhasil kabur.

Kemudian para polisi yang mengamankan barang bukti narkoba tersebut sepakat untuk menjual sabu itu. Penjualan sabu juga mendapat persetujuan Kanit Satres Narkoba Polres Tanjungbalai W. Dari total 76 kg sabu yang ditemukan, hanya 57 kilogram dengan dilaporkan. Sehingga ada sekitar 19 kg sabu yang dijual kepada bandar sabu.

Dari penjualan itu, para oknum polisi yang sudah berkomplot tersebut mendapat kekayaan miliaran rupiah. Kemudian Polda Sumut menyelidiki kasus tersebut. Belakangan 11 oknum polisi dan tiga orang biasa yang diduga berkomplot belakangan ditangkap.

(fnr/ayp)

[Gambas:Video CNN]