Bercak Genangan Akibat Hujan Deras pada Jakarta Senin Petang

Bercak Genangan Akibat Hujan Deras pada Jakarta Senin Petang

Jakarta, CNN Indonesia —

Hujan   deras yang mengguyur ibu kota pada Senin (21/9) penyuluh telah menimbulkan  sejumlah genangan di Jakarta .   Menurut data sementara yang dilaporkan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Kawasan (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, paluh terjadi secara merata di wilayah Jakarta Selatan,   Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Untuk wilayah Jakarta Pusat, genangan terjadi di Jalan Jenderal Sudirman kawasan Karet Semanggi (Depan Universitas Atmajaya) dengan Tinggi Muka Minuman (TMA) 30 sentimeter, Kolong Semanggi kawasan Sudirman-Setiabudi dengan TMA 20 sentimeter, Jalan Dr. Satrio Kuningan-Semanggi dengan TMA 30 sentimeter dan Komplek Polri (Depan DPK) Karet Semanggi dengan TMA 15 sentimeter.

Genangan juga berlaku mulai dari Jalan Gatot Subroto Kelurahan Petamburan terendam dengan TMA 10 sentimeter dan Jalan Karet Pasar Baru Timur di Kelurahan Karet Tengsin Timur dengan TMA 30 sentimeter.


Untuk kawasan Jakarta Barat,   genangan terjadi di  Timah Palmerah Utara di Kelurahan Palmerah dengan TMA 15 sentimeter serta Taman Katalia Selatan di Kelurahan Kota Bambu Utara dengan TMA 15 sentimeter.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memperbarui perkembangan prediksi cuaca di wilayah Jabodetabek had pukul 19. 35 WIB.

Menurut hasil monitoring BMKG tersebut, hujan dengan intensitas medium hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir berpotensi terjadi di beberapa besar wilayah Jabodetabek  hingga memukul 24. 00 WIB ini.

Potensi tersebut bisa berlaku di Tanah Abang di Jakarta Pusat, Kebon Jeruk dan Pal Merah di Jakarta Barat, Setiabudi, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Cilandak, Kebayoran Baru, Pancoran, Pesanggrahan di Jakarta Selatan, Kramatjati dan Cipayung di Jakarta Timur.

Lalu Ciledug, Pinang, Larangan di Praja Tangerang, Babelan, Sukawangi dan Cibarusah di Kabupaten Bekasi, Bantar Gebang dan Jati Sempurna di Tanah air Bekasi, Cimanggis di Kota Depok, Curug dan Kelapa Dua pada Kabupaten Tangerang, Serpong Utara, Tempat tinggal Aren, Ciputat, Ciputat Timur pada Kota Tangerang Selatan dan sekitarnya.

Di sisi asing, potensi cuaca yang sama selalu dapat meluas ke wilayah meliputi Tambora, Grogol Petamburan, Taman Pati, Cengkareng dan Kembangan di Jakarta Barat, Sawah Besar, Kemayoran, Gambir, Senen, Cempaka Putih, Menteng serta Johar Baru di Jakarta Induk, Pulogadung, Jatinegara, Matraman, Pasar Rebo, Duren Sawit, Makasar dan Ciracas di Jakarta Timur, Cilincing dalam Jakarta Utara, Tebet dan Jagakarsa di Jakarta Selatan.

Selanjutnya Batuceper, Tangerang, Cibodas, Neglasari, Jatiuwung, Cipondoh, Karawaci, Periuk dan Karang Tengah di Kota Tangerang, Tigaraksa, Cisauk, Pasar Kemis, Cikupa, Panongan, Legok dan Pagedangan di Kabupaten Tangerang, Serpong dan Pamulang di Tangerang Selatan, Tarumajaya di Kabupaten Bekasi, Pondok Gede, Jatiasih dan Pondok Melati di Kota Bekasi dan Cinere di Kota Depok.

Dalam hal ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta umum dan pemangku kebijakan di daerah setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mengantisipasi adanya potensi bencana dengan dapat dipicu oleh faktor cuaca dan fenomena alam tersebut.

Selanjutnya, masyarakat diharapkan tidak terpengaruh dengan segala bentuk informasi yang tidak benar dan kelewatan terkait adanya bencana tersebut. Di dalam hal ini, BNPB juga meminta agar masyarakat terus mengakses serta memperbarui informasi terkini dari pihak-pihak instansi terkait dan pemerintah daerah setempat.