Biaya BUMN ke UMKM Tembus Rp11, 8 Triliun

Jakarta, CNN Nusantara —

Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) mendokumentasikan belanja perusahaan BUMN ke UMKM   indah secara langsung, tidak tepat dan lelang mencapai Rp11, 8 triliun per pertengahan September 2021.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo  mengungkap nominal tersebut berasal dari 10. 412 UMKM di semesta Indonesia. Nilai tersebut diperoleh dari 105 ribu transaksi yang terjadi di maklumat Pasar Digital (PaDi) UMKM besutan Kementerian BUMN.

Kartika  mengapresiasi serta mengharapkan BUMN agar tetap menggunakan platform tersebut untuk mengadakan barang dan pertolongan di lingkungan Kementerian BUMN.


“Harapannya adalah buyers BUMN agar terus tetap dan berkomitmen dalam memaksimalkan penggunaan platform PaDi UMKM untuk melakukan pengadaan barang dan jasa, ” ujar pria yang akrab disapa Tiko dalam Closing Ceremony PaDi UMKM Virtual Expo 2021 Batch II, Senin (20/9).

Dia turut menyampaikan agar karakter UMKM yang terdaftar dalam PaDi UMKM untuk memajukan kualitas produk dan kanal digital. Untuk buyer BUMN ia berharap agar membelanjakan produk yang relevan pada UMKM.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha rakyat, Kementerian BUMN juga telah menetapkan bagian pengadaan barang dan uluran tangan sebesar Rp14 miliar buat dimitrakan dengan UMKM.

Ketua Panitia Pelaksana PaDi Virtual Expo Batch 2 Loto Srinaita Ginting membeberkan sejumlah data maya expo kali ini. Pada antaranya jumlah kunjungan sejumlah 159 ribu kali, mematok transaksi sebesar 2. 083 kali.

Melalui Virtual Expo Batch 2 ini total perputaran uang mencapai Rp11, 8 miliar atau terbang secara signifikan dibandingkan batch sebelumnya. Pada pameran ini, Kementerian BUMN turut menyelenggarakan 20 webinar untuk UMKM.

Dengan bervariasi tema seperti produk UMKM, informasi fitur digital, les, hingga perpajakan dan perizinan bagi UMKM. Sebelumnya, Departemen BUMN menggelar PaDi UMKM Virtual Expo 2021 Batch II pada 6-20 September 2021.

Dibuka secara langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir, virtual expo ini diadakan buat menjembatani antara BUMN untuk mengadakan barang dan uluran tangan dari UMKM.

Sebanyak 295 UMKM binaan 7 mitra pengampu pada antaranya Kementerian Koperasi serta UKM, Bhayangkari, NU, Muhammadiyah, HIPMI, IWAPI, dan Dekranas membuka stand secara maya.

[Gambas:Video CNN]

(fry/age)