Biden Kritik Trump, Minta Dengarkan Sarjana dan Pakai Masker

Biden Kritik Trump, Minta Dengarkan Sarjana dan Pakai Masker

Jakarta, CNN Indonesia —

Calon presiden Partai Demokrat, Joe Biden   meminta rivalnya di dalam pemilu Amerika Serikat,   Donald Trump untuk mendengarkan pendapat sarjana dan tetap mengenakan masker sesudah dinyatakan terinfeksi virus corona .

Dalam pidatonya, Biden serupa meminta agar Trump menjadikan penggunakan masker sebagai sebuah keharusan bagi warga AS.

“Saya senang melihat Presiden berbicara & merekam video selama akhir pekan. Sekarang dia sibuk mencuitkan pesan kampanye, saya akan memintanya melayani ini: Dengarkan para ilmuwan & dukung penggunaan masker, ” perkataan Biden saat berbicara di Miami, Senin (5/10) seperti dilaporkan CNN .


“Saya memandang memakai topeng tersebut, tidak terlalu melindungi saya, namun sebagai tanggung jawab patriotik. ”

Dalam kesempatan tersebut, Biden juga memberkati agar Trump dan ibu negeri, Melania segera pulih dari Covid-19. Ia mengaku ‘sangat senang’ mendapati kondisi Trump yang ‘cukup baik’

Namun ia mengutarakan kecewa dengan cuitan Trump dengan dianggap terlihat menyepelekan pandemi.

“Ada sekitar 1. 000 orang setiap hari yang tertular virus corona. Ini masalah dengan signifikan. Saya harap tidak tersedia yang mengabaikan pesan itu sebab mengira itu bkan masalah. Ini masalah serius. Ini pandemi global, ” kata Biden kepada NBC .

Foto: CNN Indonesia/Fajrian
Infografis infeksi virus corona Trump

Di hari dengan sama, Trump meninggalkan Pusat Medis Nasional Walter Reed untuk melanjutkan perawatan dari Gedung Putih.

Nantinya ia akan menyimpan ruang kerja sementara di dalam rumah eksekutig di lantai bawah tanah yang berdekatan dengan ruang medis Gedung Putih.

Ruang  kerja sementaranya ini sekaligus berfungsi sebagai wadah isolasi Trump yang jauh sejak sisi barat Gedung Putih.

Dokter Gedung Putih Sean Conley mengatakan bahwa Trump belum sepenuhnya pulih dari perawatan Covid-19. Hal itu sekaligus menanggapi pernyataan Trump yang sebelumnya menyatakan dirinya bersiap meninggalkan rumah sakit.

“Meskipun dia mungkin belum sepenuhnya keluar, tim dan saya setuju bahwa semua evaluasi awak dan yang paling penting kehormatan klinisnya mendukung kepulangan Presiden yang aman di mana dia bakal dikelilingi oleh perawatan medis kelas dunia 24/7, ” kata Sean Conley kepada wartawan, dikutip dari  AFP.

(evn)

[Gambas:Video CNN]