Bon Eropa Akan Izinkan Mengakar Warga Asing yang Tuntas Vaksin

Jakarta, CNN Indonesia —

Negara anggota  Uni Eropa sepakat mengambil kembali perbatasan blok itu bagi para pelancong yang telah rampung mengikuti rencana vaksinasi virus corona .

Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan para diplomat anggota negara blok tersebut di Brussels pada Rabu (19/5).

Mereka sepakat bahwa awak asing dapat menunjukkan keterangan bahwa mereka telah menerima vaksin corona yang diakui blok tersebut sebelum merembes ke negara Uni Eropa.


Namun, sejauh itu, aturan tersebut baru valid bagi warga dari sejumlah negara, seperti Australia, Israel, Selandia Baru, Rwanda, Singapura, Korea Selatan, Thailand, dan China.

Istimewa untuk China, aturan tersebut akan berlaku ketika Beijing setuju membuka perbatasannya untuk warga Uni Eropa.

Rekomendasi itu bakal resmi diadopsi oleh para-para menteri negara Uni Eropa pada Jumat pekan itu. Juru bicara Komisi Uni Eropa menyatakan bahwa kebanyakan perwakilan negara anggota mendukung pembaruan aturan perjalanan di masa pandemi tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Selain pembukaan perbatasan, negara Uni Eropa juga sepakat meningkatkan periode batas penularan baru kasus corona yang menjadi penumpu suatu negara ditetapkan berisiko tinggi atau tidak.

Negara Uni Eropa juga setuju membentuk mekanisme darurat terkoordinasi yang bertanggung jawab menangguhkan kedatangan perantau dari negara non-UE dengan kasus varian corona anyar secara tiba-tiba.

Dikutip AFP , Uni Eropa memang telah melarang warga langka masuk ke 27 negara anggotanya untuk perjalanan non-esensial sejak Maret 2020.

Meski begitu, kurang negara kawasan itu sedang melonggarkan aturan masuk untuk para pelancong dari negara yang dianggap aman karena tren penularan corona aib.

(rds/has)