BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Covid-19 Moderna

Jakarta, CNN Indonesia —

Badan Penilik Obat dan Makanan ( BPOM ) telah menganjurkan emergency use of authorization (EUA) atau izin darurat  untuk  vaksin Covid-19   asal Amerika Serikat, Moderna   untuk dimanfaatkan di Indonesia.

“Kemarin kami tambah kepala jenis vaksin yang telah dapat EUA dari BPOM yaitu Moderna, ” kata Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito dalam konferensi pers, Jumat (2/7).

Penny menjelaskan Moderna merupakan vaksin mRNA pertama yang mendapat kerelaan darurat dari BPOM. Vaksin tersebut diproduksi di GANDAR.


“Vaksin ini pertama yang dapat EUA dari BPOM dengan menggunakan mRNA, vaksin itu didapat dari Covac Facility dan diprodusi di USA, ” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Penny menyebut penggunaan vaksin Moderna ini tak terlepas lantaran kerja sama yang sudah dilakukan pemerintah Indonesia secara berbagai negara.

Pemerintah, cakap dia, sengaja mendatangkan bermacam-macam jenis dan merk vaksin dari berbagai produsen biar cakupan dan target vaksinasi bisa tercapai.

“Kami sampaikan apresiasi berasaskan upaya yang sudah dilakukan. Antara kementerian dan lembaga terkait, ” katanya.

Penny mengatakan secara umum keamanan vaksin Moderna ini bisa ditoleransi. Perkara pascasuntikan juga tergolong biasa yakni sebatas nyeri, kelelahan, nyeri di tempat suntik, sakit kepala, hingga nyeri otot sendi.

“Biasanya setelah vaksin ke-2, ” ujarnya.

Pemerintah langsung menggenjot vaksinasi Covid-19 untuk menekan laju penularan virus corona. Presiden Joko Widodo menargetkan vaksinasi 1 juta dosis per hari di Juli. Kemudian naik menjelma 2 juta dosis per hari sepanjang Agustus 2021.

(tst/fra)

[Gambas:Video CNN]