China Catat 25 Kasus Membangun Covid-19 Baru, Kebanyakan Memasukkan

Jakarta, CNN Indonesia —

China   mencatat 25 urusan baru Covid-19   pada Jumat (10/9). Angka ini naik daripada hari sebelumnya (9/9) sebesar 17 kasus positif.

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) menyebut nilai kenaikan kasus disebabkan kontak lokal dan luar. Dari jumlah tersebut sebanyak kepala kasus merupakan kontak lokal dan sisanya kontak luar.

Sementara jumlah kasus baru tanpa isyarat tercatat sebanyak 21, angka yang sama dengan hari sebelumnya. Pemerintah China tak mengklasifikasikan kasus tanpa gejala ini sebagai kasus dengan dikonfirmasi. Dari 21 peristiwa baru tanpa gejala tersebut, lima di antaranya ialah kasus lokal.


Menurut statistik Worldometer   per hari ini (11/9), Cina daratan telah mengkonfirmasi 95. 153 kasus Covid-19 dengan jumlah kematian sebanyak 4. 636 jiwa serta angka kesembuhan bertambah 50 orang hingga total  terdapat 89. 786 kasus.  

Sebelumnya, Komite Kesehatan Nasional menyatakan bertambah dari 969, 7 juta warga China telah membereskan vaksinasi Covid-19, Senin (8/9). Wakil Kepala Pengendalian Aib Komisi Kesehatan NHC, Wu Liangyou, menuturkan 77, 6 persen populasi China sudah menerima setidaknya satu jumlah vaksin corona.

Dan hampir 162, 3 juta dosis vaksin sudah diberikan kepada anak sempurna 12 hingga 17 tahun. Angka imunisasi itu dapat tercapai setelah pemerintah mendorong warga untuk divaksinasi.

Pemerintah pusat, logat Wu, mendesak pemerintah wilayah untuk selalu menerapkan kebijakan yang membuat orang buat mau divaksin, seperti melarang orang masuk ke wadah publik tanpa sertifikat vaksin.

Setelah sempat miring kasus Covid-19, China kembali menghadapi lonjakan infeksi virus corona varian Delta dengan terjadi di sebagian mulia negara itu pada rata-rata Juli lalu. Saat tersebut, virus telah menyebar ke lebih dari 31 provinsi dan menjangkit ribuan orang.

Untuk mencegah penyebaran, Pejabat daerah dalam China menerapkan aturan penutupan wilayah (lockdown), menggelar pengujian massal, dan mengintensifkan penyelidikan juga membatasi perjalanan domestic untuk mencegah penyebaran varian Delta.

Di waktu bersamaan, program vaksinasi nasional gencar dilakukan. China sempat dianggap berhasil meredam virus Covid-19 varian Delta dengan tidak adanya petunjuk kasus positif sejak Juli lalu.

(imb/eks)

[Gambas:Video CNN]