Cukup umur Perekam Video George Floyd Raih Penghargaan Pulitzer

Jakarta, CNN Nusantara —

Dewan Pulitzer Prize , pada Jumat (11/6), memberikan “sitasi spesial” kepada remaja yang merekam video pembunuhan George Floyd oleh seorang polisi indra peraba putih dan memicu penentangan di seluruh dunia terhadap diskriminasi rasial.

Penghargaan untuk Darnella Frazier yang berusia 18 tahun diumumkan oleh Columbia University, New York, pada medan jurnalisme prestise 2021 dengan berlangsung secara virtual.

Frazier diberi penghargaan “karena dengan berani merekam pembunuhan George Floyd, sebuah video yang memicu penentangan terhadap kebrutalan polisi pada seluruh dunia, menyoroti kedudukan penting warga negara di pencarian jurnalisme untuk kebenaran dan keadilan, ” cakap sitasi tersebut.


Frazier juga tercatat salah satu saksi dengan bersaksi di pengadilan bekas polisi Minneapolis, Derek Chauvin, yang dinyatakan bersalah di April lalu atas pembunuhan Floyd pada Mei 2020.

Dalam video yang diambil oleh Frazier, Chauvin terlihat menindih dengan lutut dalam leher Floyd selama sembilan menit. Chauvin sudah diminta untuk turun dan Floyd mengatakan tak bisa bernafas, sebelum akhirnya kehilangan kesadaran.

Staf lantaran Star Tribune of Minneapolis juga diberikan penghargaan Pulitzer dalam kategori breaking news atas liputannya soal maut Floyd dan akibatnya.

Sementara itu, New York Tmes mendapatkan penghargaan kategori pelayanan publik berasaskan “liputannya yang berani, cerdas, dan menyeluruh” tentang pandemi virus corona.

Media daring BuzzFeed memperoleh penghargaan Pulitzer pertama mereka dalam kategori pelaporan global atas liputan kamp penjara yang dibangun oleh China untuk penahanan massal Muslim.

Jurnalis Ed Yong lantaran The Atlantic menerima penghargaan untuk pelaporan pemaparan serangkaian “jelas, potongan definitif” soal pandemi Covid-19. Reuters memperoleh penghargaan di kategori dengan sama soal doktrin hukum kekebalan yang digunakan penjaga untuk berlindung dari penuntutan.

Associated Press memenangkan Pulitzer untuk fotografi breaking news, dan fotografer AP, Emilio Morenatti, memimpin penghargaan feature photography.

Penghargaan biografi diberikan kepada karya bertajuk The Dead Are Arising: The Life of Malcolm X oleh mendiang Les Payne dan Tamara Payne.

(AFP/end)

[Gambas:Video CNN]