Enau Kembali Terapkan Ganjil Sempurna Saat Akhir Pekan

Jakarta, CNN Indonesia —

Polresta Bogor balik menerapkan sistem ganjil genap kendaraan bermotor mulai 23-25 Juli mendatang  untuk menggantikan kebijakan pembatasan selama PPKM  Darurat.  

“Jadi saya mencoba untuk mengurangi mobilitas setengah masyarakat dengan jalan ganjil genap, ” sirih Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro saat dihubungi, Kamis (22/7).

Susatyo menuturkan, kebijaksanaan itu diambil untuk menolong masyarakat yang akan berbelanja kebutuhan sehari-hari.


Jika dilakukan sistem penyekatan, ia menyebut penuh masyarakat yang terkena imbasnya.

“Jadi kita mengakomodir beberapa orang mau berbelanja kena pemisah juga, kan nggak mampu masuk jadinya mau bayaran kebutuhan pokok dan sebagainya. Kita konsepnya dari melarang jadi mengatur. Silakan mari gantian belanja, ” katanya.

Selain tanda itu, ia mengatakan, sistem ganjil-genap diterapkan untuk menghindari perdebatan antara petugas serta masyarakat ketika diperiksa kelengkapannya surat keterangan bekerja.

Ia menyatakan, Kota Bogor merupakan wilayah perlintasan, sehingga tingkat mobilitas biar tinggi.

“Karena kan tidak semua asosiasi bawa kartu tugas membangun, kalau misal ibu-ibu suka belanja, kan enggak angkat. Sementara pusat-pusat itu tersedia di sini. Orang dari Parung dia lewat sini, sejak Sukaraja mau ke Ciawi lewat kota, ” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, jika berkaca dari pengalaman sebelumnya, penerapan ganjil lengkap cukup efektif untuk menekan mobilitas masyarakat.

Namun demikian, ia menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi lebih lanjut apakah kebijaksanaan itu akan diterapkan di dalam hari kerja.

“Kita lihat nanti (berlaku tidak cuma akhir pekan), ” ucapnya.

(yoa/psp)

[Gambas:Video CNN]