Hasil Biden Diprediksi Ubah Pendekatan AS ke Venezuela

Hasil Biden Diprediksi Ubah Pendekatan AS ke Venezuela

Jakarta, CNN Indonesia —

Kemenangan Joe Biden   dalam Pemilihan Presiden (Pilpres)  Amerika Serikat 2020 diprediksi akan mengubah pendekatan dengan dilakukan AS terhadap Venezuela .

Kehadiran Joe Biden jadi Presiden AS di White House pada Januari 2021 mendatang dipercaya bakal membuka peluang untuk menyalahi krisis di Venezuela.

Sementara kekalahan Donald Trump pada Pilpres 2020 diperkirakan menjadi akhir dari kebijakan yang belakangan ini dirancang untuk menggulingkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.


Ketegangan antara keduanya mencatat memburuknya hubungan pemerintahan AS dan Venezuela selama Trump menjabat Pemimpin. Trump bersama negara-negara sekutunya tidak mengakui Maduro sebagai Presiden terbatas Venezuela periode kedua.

Trump menganggap pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai pemimpin interim Venezuela.

Krisis semakin memuncak setelah Amerika Serikat memberlakukan berbagai sanksi yang turut menghantam status perekonomian di negara itu. Termasuk di antaranya mempengaruhi militer Venezuela untuk menggulingkan Maduro.

Ekonomi Venezuela pun memasuki masa yang sulit. Anak buah Venezuela tengah mengalami hiperinflasi, kenistaan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok.

Masyarakat kelas membuang Venezuela yang dulu relatif aman kini banyak yang kelaparan. Jutaan orang pun telah tercatat melupakan negara tersebut.

Penasihat Joe Biden tentang masalah Amerika Latin, Juan Gonzalez mengatakan modifikasi strategi dapat diharapkan  ketika  Biden  kelak menjabat sebagai presiden GANDAR.

Ia menulis dalam media Americas Quarterly pada Juli lalu bahwa pemerintahan Biden bakal mengambil “langkah serius” untuk mengatasi kekacauan kemanusiaan di Venezuela.

Biden, introduksi Juan, akan menerapkan “sanksi cerdas” sebagai bagian dari strategi global untuk memulihkan demokrasi. “Tujuan sari Amerika Serikat di kedua negeri haruslah mendorong perubahan ke pokok demokratis, ” tulis Gonzalez laksana dilansir AFP .

Sementara Direktur Koalisi Dewan Atlantik yang berbasis di Washington, Diego Area, mengungkapkan Biden memiliki kesempatan bersejarah untuk menyelenggarakan koalisi internasional untuk mempromosikan penyelesaian politik di Venezuela saat itu.

“Tapi ini tak akan mudah dan Biden akan membutuhkan dukungan bipartisan di Washington. Saya pikir itu bisa dicapai. Butuh waktu. Kami tidak akan melihat perubahan rezim atau transisi demokrasi terjadi dalam jangka hina, ” kata Diego.

Diketahui, AS memutuskan hubungan diplomatik dengan Venezuela pada 2019. Kala itu, Trump dan Maduro saling kecam soal situasi krisis politik dan ekonomi di negara itu.

(rzr/nma)

[Gambas:Video CNN]