Inggris-Uni Eropa Nego soal Penangkapan Ikan Jelang Brexit

Inggris-Uni Eropa Nego soal Penangkapan Ikan Jelang Brexit

Jakarta, CNN Indonesia —

Proses perundingan aturan penangkapan ikan antara  Uni Eropa dan  Inggris menjumpai tenggat  Brexit dilaporkan masih keras.

Dilansir Associated Press , Jumat (18/12), Juru Runding dari Uni Eropa, Michel Barnier, menyatakan kedua raka pihak saat ini masih alot membahas aturan main penangkapan ikan di Laut Utara, Selat Inggris, dan Laut Celtic.

Barnier mengatakan dia tidak mampu memperkirakan bagaimana hasil akhir dari perundingan ini. Menurut dia, kesepakatan ini sangat penting karena bersangkutan dengan nasib ratusan ribu orang yang menggantungkan hidupnya dari menangkap ikan di wilayah itu.


“Ini saatnya mengungkap kenyataan. Waktu kita semakin sempit, hanya beberapa jam, ” kata Barnier.

Dewan perwakilan rakyat Uni Eropa menetapkan tenggat maka Minggu (20/12) malam waktu setempat untuk perundingan itu.

Mereka juga masih harus membenarkan sejumlah kesepakatan dengan Inggris di dalam tenggat Brexit jatuh pada 1 Januari mendatang, sebelum Inggris sungguh-sungguh resmi keluar dari blok tersebut pada 31 Januari 2021.

Proses perundingan akhir kurun Uni Eropa dan Inggris terpaut Brexit sudah berlangsung sembilan kamar, dan dilangsungkan di tengah pandemi virus corona.

Ke-2 belah pihak mencoba menghindari kemalangan dan kesemrawutan yang akan terjadi jika tidak mencapai kesepakatan dalam sejumlah sektor, seperti imigrasi, harga cukai, persaingan usaha, izin ekspor-impor, eksplorasi perairan, perbankan, bursa saham, ketenagakerjaan dan sejumlah hal lain.

Selama masa pergantian ini, arus pengiriman komoditi antara Inggris dan Uni Eropa masih lancar. Namun, pada 1 Januari mendatang hal itu akan berubah.

Jalan pengiriman barang dari Uni Eropa ke Inggris dan sebaliknya tak semudah di masa lalu, dalam mana saat itu mereka menerapkan aturan dan tarif bea yang serupa.

Nantinya para eksportir dan importir dari kedua belah pihak harus melalui sebesar prosedur yang lebih rumit. Penduduk negara anggota Uni Eropa pula tidak bisa lagi bebas menyala dan tinggal di Inggris minus mengantongi visa.

Peraturan sebaliknya juga berlaku di Uni Eropa. Penduduk Inggris tidak mampu lagi bebas bekerja dan pensiun di negara anggota Uni Eropa.

(Associated Press/ayp)

[Gambas:Video CNN]