Israel hingga Iran Tawarkan Bantuan ke Libanon Usai Ledakan

Israel hingga Iran Tawarkan Bantuan ke Libanon Usai Ledakan

Jakarta, CNN Indonesia —

Israel ,   Iran hingga  Prancis menyatakan siap mengirimkan bantuan kemanusiaan ke  Libanon yang diguncang ledakan besar di ibu kota Beirut.

Pernyataan itu disampaikan ileh Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz.  

“Atas order Menteri Pertahanan Benny Gantz & Menteri Luar Negeri Gabi Ashkenazi, Israel mencoba menawarkan bantuan kemanusiaan dan medis melalui saluran diplomatik dan pertahanan, ” cuit Gantz melalui akun Twitter, seperti dilansir Associated Press , Rabu (5/8).


Seorang pejabat Israel yang enggan dikenal namanya menyatakan mereka tidak terkebat ledakan itu. Dia meminta identitasnya tidak disebut karena mereka dilarang berbicara dengan wartawan asing.

Israel belum lama ini memang kembali berperan kontak senjata dengan milisi Syiah, Hizbullah, di perbatasan Libanon.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, juga menyatakan sudah mengirim sandaran untuk Libanon.

Gajah Luar Negeri Iran, Muhammad Javad Zarif, menyatakan turut berduka atas kejadian itu dan menyatakan itu akan mengirim bantuan.

“Tetaplah kuat, Libanon, ” cuit Zarif melalui Twitter.

Hizbullah  adalah sekutu Iran di Libanon.  

Sampai saat ini jumlah korban wafat akibat ledakan di pelabuhan Beirut Libanon dilaporkan mencapai lebih sebab 70 orang. Sedangkan korban luka sekitar 3. 000 orang.

Ledakan serupa memicu gempa lokal dengan magnitudo 3. 5.

Menurut Kepala Badan Keamanan Libanon, Mayjen. Abbas Ibrahim, ledakan itu diduga kuat berasal dari sebuah gudang yang menyimpan lebih dari dua. 000 ton amonium nitrat dengan berdaya ledak tinggi. Bahan kimia itu disita dari sebuah kapal beberapa tahun lalu.

Ledakan itu kembali mengingatkan penduduk Libanon terhadap kenangan kelam perang saudara pada 1975 sampai 1990-an. Saat itu ledakan terjadi nyaris setiap hari.

Hizbullah  dan Israel juga masih bertikai sejak 1985 sampai hari tersebut.

Insiden ledakan tersebut juga terjadi tiga hari menjumpai sidang vonis terhadap empat anggota Hizbullah yang terlibat pembunuhan almarhumah perdana menteri Rafik Hariri di dalam 2005 silam.

Saat itu Rafik,   yang merupakan ayah mantan pertama menteri Saad Hariri,   wafat saat iring-iringannya yang melintas di Beirut terkena ledakan bom dengan disimpan di dalam sebuah truk.

(Associated Press/ayp)

[Gambas:Video CNN]