Kapten Kapal Induk AS yang Bocorkan Memo soal Corona Dipecat

Kapten Kapal Induk AS yang Bocorkan Memo soal Corona Dipecat

Jakarta, CNN Indonesia —

Angkatan Laut   Amerika Serikat memecat Kapten Brett Crozier, komandan kapal induk tenaga nuklir Theodore Roosevelet yang terpapar virus corona .

Crozier telah dibebastugaskan sejak awal April cerai-berai lantaran dianggap menyebarluaskan memo privat terkait situasi kapal induk dengan terpapar Covid-19. Selain Crozier, Laksamana Muda Stewart Baker juga mengalami nasib yang sama.

Michael Gilday, kepala operasi AL AS mengatakan Crozier dan Baker dipecat setelah dianggap bersalah dalam menangani wabah corona yang menyerang kapal pada Maret lalu.


“Setelah meninjau kembali kegiatan Laksamana Baker dan Kapten Crozier, mereka tidak melakukan cukup jalan yang sesuai dengan kewajiban istimewa mereka untuk menjaga 5. 000 awak kapal (dari terinfeksi virus), ” ujar Gilday.

Mengutip AFP , keputusan pemecatan Crozier diumumkan setelah melalui proses penyelidikan selama dua bulan. Angkatan Laut AS memutuskan Crozier tidak bisa kembali bekerja untuk kapal pati Theodore Roosevelt. Selain itu, ia juga dianggap tidak memenuhi syarat untuk bekerja sebagai kapten pesawat lainnya.

Sedangkan Baker akan menghadapi penundaan promosi jabatan untuk menunggu hasil peninjauan lebih lanjut.

Gilday menyuarakan Crozier seharusnya bisa mengevakuasi pengikut kapal ke fasilitas yang sudah disiapkan di pusat kebugaran dengan profesional. Sementara Crozier saat itu memutuskan untuk memberi kenyamanan secara menyediakan kamar hotel bagi para awak kapal.

“Masalahnya benar-benar terkait standar kinerja, terutama di masa krisis, ” ujarnya.

Kapal induk tersebut menjadi klaster gres penyebaran virus corona di AS. Angkatan Laut AS melakukan evakuasi ribuan marinir dan pelaut pada kapal induk tersebut.

Berdasarkan data terbaru John Hopkins University, saat ini AS masih menjadi negara dengan kasus corona tertinggi di dunia. Sebanyak dua. 219. 976 kasus dengan 119. 112 korban jiwa.

(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]