Libur Panjang, Polri Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Sepekan

Libur Panjang, Polri Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Sepekan

Jakarta, CNN Indonesia —

Mabes Polri memprediksi puncak arus mudik  libur panjang yang juga bertepatan dengan keterangan Maulid Nabi Muhammad SAW hendak terjadi selama satu pekan.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa arus mudik itu akan terjadi mulai 27 Oktober.

“Puncak arus mudik akan dimulai sejak hari Selasa, tanggal 27 Oktober 2020 pukul 12. 00 WIB sampai degan hari Rabu tanggal 28 Oktober pukul 24. 00 WIB, ” ujar Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/10).


Sementara itu, dia menuturkan kalau arus balik dari libur lama itu diperkirakan akan terjadi dalam Sabtu, 31 Oktober 2020 sejak pukul 24. 00 WIB had Senin, 2 November 2020 jam 08. 00 WIB.

Dalam hal ini, kata dia, Korps Lalu Lintas Polri sudah menyiapkan sejumlah pengecekan kondisi hidup yang akan dilalui pemudik, & sejumlah persiapan lain.

“Korlantas Polri telah menyiapkan sebanyak langkah antisipasi, ” ujar Ahmad.

Dia merincikan, beberapa di antaranya seperti penerapan contraflow (lawan arus) di jalan tol Jakarta-Cikampek. Selain itu, truk sumbu tiga dilakukan pembatasan ke arah berasaskan sehingga tidak melalui jalan pungutan.

Selain itu, Korlantas juga menyiapkan pengaturan buka menutup jalan di tempat peristirahatan. Mengikuti memperbanyak petugas card reader di gerbang tol.

Pemerintah telah menetapkan 28 Oktober dan 30 Oktober sebagai waktu cuti bersama. Ketentuan ini diatur dalam Keputusan Presiden nomor 17 tahun 2020 tentang cuti beserta pegawai Aparatur Sipil Negara yang diteken oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

Waktu cuti bersama pada 28 dan 29 Oktober jatuh di dalam Rabu dan Kamis. Ini Artinya, Jumat 30 Oktober akan menjelma waktu terjepit di antara terlanjur bersama dan libur mingguan simpulan pekan. Dengan begitu, masyarakat bahan merasakan libur lebih lama.

Pemerintah pun mewanti-wanti agar libur panjang ini tidak menjadi klaster-klaster baru dalam penyebaran virus corona (Covid-19) yang masih menjelma pandemi di Indonesia.

(mjo/ain)

[Gambas:Video CNN]