Lika-liku J Alfredo Meramu Gaung Ego dalam Romantic Echoes

Lika-liku J Alfredo Meramu Gaung Ego dalam Romantic Echoes

Jakarta, CNN Indonesia —

Jauh sebelum dikenal sebagai vokalis Pijar , J. Alfredo memendam awak untuk membuat proyek musik solo dengan lagu-lagu yang sesuai dengan keinginannya. Asa itu akhirnya terbentuk pada akhir tahun lalu menggunakan Romantic Echoes .

Dalam wawancara dengan CNNIndonesia. com melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu, musisi yang erat disapa Jakjek itu mengenang kembali kala ego itu mulai menyembul dalam dirinya.

Zaman itu, Jakjek masih duduk dalam bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) di Medan, Sumatera Utara. Kurun itu, ia membentuk band rock, tapi masih merasa belum mampu menyalurkan egonya secara total.


“Saat itu, gue pengin bikin lagu yang bisa dinyanyikan orang, makanya gue membentuk Pijar. Ternyata, mungkin dalam Pijar ego dan eksplorasi gue belum cukup. Gue pengin bikin lagu yang bisa lebih dinyanyikan, ” kata Jek.

Meski demikian, Jek tidak ngoyo meramu musik yang sesuai secara keinginannya. Secara perlahan, ia melayani riset dengan mendalami musik yang ia suka, seperti pop, rock, dan klasik.

Selain itu, Jek mengaku dalam pikirannya kerap muncul notasi-notasi yang bisa dijadikan sebuah lagu. Ia tetap merekam notasi tersebut di ponsel dengan bergumam agar tidak kurang dan hilang begitu saja.

“Gue mulai merekam catatan itu 2018. Entah itu dalam motor atau di mana pun, pasti gue rekam. Di akhir tahun 2019, gue melihat rekaman notasi gumaman ada banyak. Era itu gue merasa ini zaman yang tepat untuk bikin order solo, ” kata Jek.

Ia kemudian berkata, “Romantic Echoes dan Pijar itu benar beda. Gue lebih mengalir pada Romantic Echoes. Misalnya, ketika lagi tur sama Pijar, notasi kerap muncul di kepala gue serta gue sadar ini bukan catatan untuk Pijar. ”

Jek akhirnya memperkenalkan diri sebagai Romantic Echoes dengan merilis perut single sekaligus bertajuk You Made Me Smile dan You Made Me Cry pada 2019. Dalam dua single itu, ia berkolaborasi dengan solois Oslo Ibrahim.

[Gambas:Youtube]

Tidak berhenti sampai di sana, Romantic Echoes merilis empat single selama Februari sampai Mei 2020 sebagai promo album perdana. Single tersebut adalah Permataku, Arungi, Tentang Bunga , dan Yang Tercinta .

Sembari merilis single secara berkala, Jek meramu musik di studio untuk menyelesaikan album perdana Romantic Echoes . Selain menjadi penulis lirik, ia juga berperan sebagai pengusaha untuk seluruh lagu Romantic Echoes .

Romantic Echoes akhirnya merilis album perdana bertajuk Persembahan dari Masa Lalu pada Juni lalu. Secara keseluruhan, Dedikasi dari Masa Lalu merupakan rekaman pop. Namun bila dilihat lebih dalam, terasa suasana 80-an dengan sentuhan rock, elektronik, dan psikedelik.

[Gambas:Youtube]

Gaya bernyanyi Jek yang mengayun melebur sempurna secara ragam genre dalam album tersebut. Namun karena peleburan berbagai ragam itu, beberapa lagu terasa bagaikan karya Sore, misalnya Permataku dan Yang Tercinta .

“Kalau ada yang sejumlah album ini mirip Sore, Naif, atau Dewa 19, gue enggak menyangkal. Gue besar dan berangkat mengetahui musik dengan mendengarkan lagu-lagu mereka, ” kata Jek.

“Jadi mungkin alam kolong sadar gue membawa ke kian dan gue mengalir saja saat garap album ini. Enggak sudah secara sengaja bikin lagu semacam Carolina milik Sore atau Lagu Cinta hak Dewa 19. ”

[Gambas:Youtube]

Lebih lanjut, Jek menjelaskan bahwa sejak awal menggarap Persembahan Dari Masa Lalu , ia memang ingin membuat rani bertema cinta. Menurutnya, tahun 2020 sudah terlalu banyak masalah, berangkat dari pandemi hingga politik, sehingga butuh sesuatu yang menyenangkan.

“Tapi sebenarnya, nama Romantic Echoes itu enggak ada kaitan sesuai lagu bertema cinta yang gue bikin. Gue mengartikan nama itu kayak suatu gema kalau karakter berada di sekitar akan suka. Mood positif, bisa bergema meyakinkan di tengah hiruk pikuk, ” kata Jek.

Setelah 2020, Jek ingin menggemakan kembali Persembahan Dari Periode Lalu dengan program perilisan format fisik pada 2021. Selain itu, ia juga ingin menggelar konser Persembahan Dari Masa Lalu .

(adp/has)