Madrid Siap Pesta, Barcelona di Terkatung-katung Musibah

Madrid Siap Pesta, Barcelona di Terkatung-katung Musibah

Jakarta, CNN Nusantara —

Barcelona musim ini bisa mengakhiri musim secara menyedihkan lantaran terancam tanpa menyelenggarakan untuk kali pertama selama 12 musim terakhir.

Musim 2007/2008 adalah kali terakhir Barcelona puasa gelar. Setelah itu Lionel Messi dan kawan-kawan terbiasa dengan beragam trofi, baik level domestik, Eropa, dan dunia.

Setidaknya ada delapan gelar La Liga Spanyol, enam membuat Copa del Rey, tiga melangsungkan Liga Champions, dan tiga melangsungkan Piala Dunia antarklub yang diraih Barcelona sejak musim 2008/2009.


Musim ini Barcelona tentu tidak akan mendapat gelar di turnamen domestik Copa del Rey. Anak asuh Quique Setien telah tersisih di babak perempat final, kalah dari Athletic Bilbao.

Di La Liga Spanyol, Barcelona terancam gagal mempertahankan melangsungkan. Saat ini Real Madrid yang memimpin klasemen dengan jarak empat poin dari skuad Blaugrana. Madrid hanya butuh dua poin dari dua laga terakhir untuk menyungguhkan gelar.

Barcelona sebenarnya memimpin klasemen ketika La Liga Spanyol dihentikan lantaran pandemi virus corona, namun performa sang juara bertahan menurun dan banyak kematian poin ketika kompetisi dimulai balik sejak pertengahan Juni.

Satu-satunya gelar yang masih mungkin diraih musim itu adalah Liga Champions, tetapi Barcelona masih harus bertanding melawan Napoli pada leg kedua babak 16 besar yang akan berlangsung pada Stadion Camp Nou.

Sebelumnya di leg pertama, Barcelona hanya bermain imbang 1-1 melawan I Partenopei. Seandainya lolos dibanding adangan Napoli, Barcelona akan bersemuka dengan Chelsea atau Bayern Munchen. Barcelona pun harus bersiap bertemu lawan berat seperti Real Madrid atau Manchester City dan Juventus  jika melju ke semifinal.

[Gambas:Video CNN]

(nva/jun)