Man City vs Chelsea: Tuchel Ancam Rusak Asa Guardiola

Jakarta, CNN Indonesia —

Pertandingan  Manchester City vs  Chelsea pada matchday 35  Federasi Inggris bisa menjadi penanda simpulan persaingan juara, namun Thomas Tuchel bisa merusak jalan The Citizens.

Tanpa menggantungkan nasib pada hasil yang diraih Manchester United dalam laga melayani Aston Villa, kemenangan bakal menjadi garansi Man City meraih trofi juara Bon Inggris untuk kali ketujuh.

Man City yang melakukan start perlahan-lahan pada musim ini, perlahan tapi pasti menjadi pengikut terkuat menuju akhir.


Kini Manchester Biru cuma butuh tiga poin pemungkas. Menilik hasil-hasil meyakinkan yang diraih Kevin De Bruyne dan kawan-kawan, Man City tampak punya kans gede saat menjamu Chelsea.

Berada di atas angin, Man City tentu bisa terjungkal. Dalam pertemuan terakhir di semifinal Beker FA, Chelsea membuktikan dapat meredam Pep Guardiola serta anak asuhnya.

Kehadiran Tuchel dari PSG, menggantikan Frank Lampard, lulus memperbaiki kondisi Chelsea yang sempat terperosok ke papan tengah.

Kemajuan di semifinal Piala FA menjadi salah satu keterangan Tuchel. Ambisi Man City meraih quadruple dipatahkan The Blues.

Buatan akhir 1-0 di Gelanggang Wembley juga merupakan kemenangan pertama Tuchel atas Guardiola.

“Kami bermain dengan impresif pada pertandingan semifinal ini (FA Cup), dan kami membutuhkan [penampilan seperti itu]  lagi. Tersebut memberi kami keyakinan serta kepercayaan diri untuk pada setiap pertandingan setelah itu, karena itu level tertinggi dengan bisa Anda hadapi, ” ujar Tuchel, dikutip dibanding Reuters.

Sebelum perlawanan tersebut, Tuchel dan Guardiola sudah bertemu lima kali dan pelatih asal Jerman itu menderita empat keruntuhan.

Dengan bahan mengamankan zona Liga Champions, pemain-pemain Chelsea pun punya semangat lebih saat bertandang ke Stadion Etihad.

Sementara, Guardiola  memastikan timnya  akan fokus pada pertandingan  di Liga.

“Saat ini, tidak ada yang berpikir tentang final [Liga Champions] selama kami tidak memiliki [gelar] Bon Premier, ” kata Guardiola.

“Ketika kami  menjadi juara Liga Premier, besok dalam beberapa pekan ke depan, maka pokok akan tertuju pada Gabungan Champions dan segala objek yang berhubungan dengannya. Akan tetapi saya sangat berhati-hati untuk berpikir jika Anda tidak memilikinya (juara liga), oleh sebab itu jangan bicara. Kami masih membutuhkan poin, ” tutur dia.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)