MENODAI Bisa Ekspor Singkong ke Eropa 165 Ribu Ton per Tahun

Jakarta, CNN Indonesia —

Indonesia dan  Uni Eropa lulus menyelesaikan modifikasi jadwal konsesi tariff rate quota (TRQ) untuk  singkong pasca keluarnya Inggris dari Uni Eropa (brexit). Itu bermanfaat, RI bisa meng- ekspor singkong ke Uni Eropa dengan tarif 6 persen sebanyak 165 ribu ton per tahun.

“Perjanjian ini merupakan hasil negosiasi Pemerintah Indonesia di forum multilateral untuk memperbarui dan mempertahankan catu ekspor komoditas ubi semak atau singkong dari Indonesia, yang menjadi hak sepenuhnya negara mitra dagang Uni Eropa, ” ungkap Representatif Besar RI untuk WTO Syamsul Bahri Siregar menggunakan siaran pers, dilansir Antara , Jumat (21/5).

Kemufakatan itu disahkan dengan ditandatanganinya dokumen pengesahan berupa exchange of letters (EoL) dalam 11 Mei 2021 awut-awutan di Kedubes RI Brussel, Belgia, antara Dubes Syamsul dengan Dubes Portugal untuk Uni Eropa Nuno Brito yang mewakili Uni Eropa.


Kesepakatan ini dicapai setelah enam putaran pembicaraan yang dimulai pada  2018 lalu. Perjanjian ini pula jadi kabar baik di tengah mandeknya berbagai percakapan sektor pertanian di perhimpunan WTO dan di pusat banyaknya tantangan menembus ekspor produk pertanian ke rekan Uni Eropa.

Skema TRQ diatur oleh WTO untuk memberikan beban khusus yang lebih sedikit untuk suatu komoditas dengan diimpor hingga mencapai catu tertentu, yang ditentukan oleh negara importir.

Kesepakatan ini memiliki jalan. Yakni mula-mula , TRQ jenis tersebut ialah country specific dengan artinya kuota 165 seperseribu ton per tahun ialah alokasi khusus untuk Nusantara.

Hal ini berbeda dengan skema first come first served bersama mitra-mitra kulak Uni Eropa lainnya.

Kedua , tarif impor singkong menjelma 6 persen membuat singkong Indonesia semakin kompetitif pada pasar Uni Eropa.

“Dengan tarif enam persen, produk singkong Nusantara diharapkan semakin kompetitif pada pasar Uni Eropa serta eksportir singkong Indonesia gaya untuk memanfaatkan, ” imbuh Syamsul.

[Gambas:Video CNN]

(bir)