Pedoman Merawat Daya Pikat Si 'Janda Bolong'

Pedoman Merawat Daya Pikat Si ‘Janda Bolong’

Jakarta, CNN Indonesia —

Di masa  pandemi ini, banyak orang terpikat tanaman hias Monstera. Apalagi spesies  Monstera adansonii variegated atau janda bolong. Tanaman tersebut tampak molek dengan daun tembus dan terdapat corak putih yang tidak biasa. Daya pikat tumbuhan yang dijuluki ‘janda bolong’ itu membuat orang rela membayar Rp90juta demi memilikinya.

‘Janda bolong’ merupakan keluarga dari tanaman  Monstera  yang berasal dari Amerika Tengah. Melansir dari  The Sill, Monstera  populer berkat lubang-lubang wajar pada daunnya dan dijuluki ‘Swiss Cheese Plant’. Lubang-lubang alami ini mirip dengan lubang pada keju Swiss.   Monstera  yang dipelihara sebagai tanaman hias terbagi menjadi dua yakni,   Monstera deliciosa  (M. deliciosa) dan  Monstera adansonii  ( M. adansonii) .

Berbeda dengan  M. adansonii, M. deliciosa   punya daun lebih lama, meruncing dan lubang daun mati seluruhnya. Lubang daun bakal terbuka saat tanaman dewasa.


Yang menarik,   M. adansonii  menyandang nama ‘variegated’ atau berasal dari ‘variegata’. Tanaman  Variegated  bakal memiliki corak putih atau kuning sehingga menambah keindahan  Monstera. Namun bagian ini juga yang membuat perawatan ‘janda bolong’ terbilang ribet. Karena tidak mempunyai kandungan klorofil, tanaman rentan gosong akibat paparan sinar matahari.

“Terlalu banyak air oleh sebab itu gosong, kurang air juga betok. Cantik sih, tapi ribet sebab ada  variegata-nya, ” ujar Asoka Remadja, pegiat tanaman hias, dalam CNNIndonesia. com melalui sambungan telepon, Senin (14/9).

Selain tersebut, pemilik tanaman patut berhati-hati jika memiliki anak kecil atau menanggung hewan. Melansir dari Choose Your Plant, tanaman ini cukup beracun.

Bagaimana cara merawat ‘janda bolong’?

1. Penuhi kebutuhan cahaya matahari

Meski ada bagian tanaman yang rentan terbakar, Anda tetap harus mencukupi hajat ‘janda bolong’ akan sinar matahari. Untuk yang memelihara M. adansonii variegated di pot, ini bukan persoalan sulit sebab Anda tinggal mengangkut pot ke lokasi dengan cukup sinar matahari.

2. Jaga kecukupan air

Selain karena paparan sinar matahari, kecukupan air pun mengikat kelangsungan hidup ‘janda bolong’. Mengutip dari Choose Your Plant, sepantasnya tanaman ini disiram seminggu sekali hingga air benar-benar meresap ke media tanam dan keluar sebab lubang drainase pot. Untuk lebih memudahkan, cek permukaan media tanam hingga kedalaman sekitar 5 centimeter. Jika kering, siram tanaman Kamu.

Frekuensi menyiram bakal sangat tergantung pada kondisi paparan sinar matahari dan temperatur. Terlebih jika Anda memelihara Monstera yang dibiarkan menjalar pada pohon.

3. Suasana melempem

Rata-rata jenis  Monstera  tumbuh baik di tempat atau tempat dengan udara melempem. Jika ruangan Anda cukup biasa dan kelembapan rendah, siasati dengan humidifier dan beri jarak periode penggunaan pendingin ruangan (AC).

(els/chs)

[Gambas:Video CNN]