Pemkot Tunggu Laporan Resmi Raffi Ahmad Beli Cilegon United

Jakarta, CNN Indonesia —

Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengaku belum menerima laporan kontrak dan rincian pembelian klub Cilegon United (CU) oleh selebriti Raffi Ahmad.

Pemerintah daerah kini masih menunggu laporan tersebut, dari Dinas pemuda dan olahraga (Dispora) dan pengurus Cilegon United.

“Kita pantau dulu seperti apa, karena laporan kontraknya belum ada ke pemerintah Kota Cilegon seperti apa, belum ada informasi secara resmi,” kata Walikota Cilegon, Helldy Agustian, Senin (29/3).


Helldy berharap Raffi Ahmad benar-benar bertindak sebagai donatur klub CU. Jika benar, dia mengaku bersyukur Raffi mau membangkitkan kembali klub sepak bola kebanggaan masyarakat Kota Baja itu.

Namun jika harus berpindah nama dan home base, Helldy menyayangkannya. Karena masyarakat Kota Cilegon akan kehilangan klub sepakbola kebanggaannya.

Jika harus berpindah tangan, kepengurusan, kepemilikan hingga home base, maka Raffi Ahmad sebagai pembeli, harus mengikuti mekanisme yang berlaku.

“Nanti kita lihat, jika itu masih dipegang Cilegon United dan Raffi Ahmad dan teman-temannya sebagai penyandang modal ke depan, kami sangat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Artinya bisa dilirik keberhasilannya. Kalau sebaliknya, ada sesuatu yang harus dipindah, itu harus melalui mekanisme yang ada di aturannya,” terangnya.

Menurut Helldy, saat pendirian awal CU, ada dana bantuan pemerintah daerah hingga menarik masuknya industri sponsor. “Karena pada saat pendiriannya ada dana pemerintah di situ, industri, bantuan dari pemerintah ada,” jelasnya.

Wacana Raffi membeli Cilegon United diketahui dari unggahan akun Instagram @raffinagita1717. Akun tersebut mengunggah foto bareng Raffi bersama Presiden klub Cilegon United, Yudi Aprianto.

Raffi dan Yudi diapit Direktur Renault Indonesia, Rudy Salim dan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Donny Oskaria. Dalam foto tersebut tampak Raffi, Yudi dan Rudy memegang map berlambang Cilegon United.

[Gambas:Video CNN]

(ynd/jun)