Peserta SBMPTN 2020 Tak Boleh UTBK di Luar Provinsi Domisili

Peserta SBMPTN 2020 Tak Boleh UTBK di Luar Provinsi Domisili

Jakarta, CNN Indonesia —

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan ( Kemendikbud )  Nizam mengucapkan peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN ) 2020 tidak boleh mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di luar provinsi domisilinya.

“[Lokasi UTBK] hanya melayani mahasiswa pada kota sekitarnya. Tidak boleh lin provinsi, apalagi pulau, ” ujarnya melalui rapat dengar pendapat secara Komisi X DPR RI, Senin (22/6).

Jika tersedia peserta yang berada di daerah merah atau kendala lain, Nizam mengatakan pihaknya bakal mengerahkan sekolah di kabupaten kota sebagai letak UTBK.


Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran virus corona (Covid-19). Diketahui UTBK bakal digelar pada 5 sampai 12 Juli 2020 di 74 PTN.

Nizam mengatakan ujian akan digelar dua kali sehari. Ini berubah dari ketentuan sebelumnya, yakni 4 sesi ujian per hari.

“Dijadikan dua sesi sehingga jarak antar sesi cukup panjang. Tidak ada crowd (keramaian) dan bisa dibersihkan dulu mouse -nya, dan sebagainya, ” jelasnya.

Hingga kini, Kemendikbud masih mempercakapkan perkara teknis lain terkait UTBK. Termasuk nasib bagi peserta yang sakit demam ketika jadwal teguran.

Sebelumnya Koordinator Humas Lembaga Tes Masuk Perguruan Agung (LTMPT) mengatakan peserta dengan guru badan melebihi 38 derajat celcius bakal dilarang mengikuti UTBK.

Diketahui UTBK merupakan tingkatan wajib dilalui peserta SBMPTN. SBMPTN sendiri adalah salah satu jalur masuk perguruan tinggi, di samping jalur seleksi nasional masuk madrasah tinggi negeri (SNMPTN) dan urat mandiri.

Berikut beberapa tanggal penting dengan perlu diperhatikan dalam pelaksanaan SBMPTN-UTBK 2020:
1. Pendaftaran UTBK-SBMPTN: 2 sampai 20 Juni
2. Pelaksanaan UTBK: 5 sampai 12 Juli (setiap hari 4 sesi, kecuali Jumat dua sesi)
3. Pengumuman UTBK-SBMPTN: 25 Juli 2020

(fey/bmw)

[Gambas:Video CNN]