Petugas Sebut Nus Kei Sempat Menjemput Bertemu, John Kei Tak Melayani

Petugas Sebut Nus Kei Sempat Menjemput Bertemu, John Kei Tak Melayani

Jakarta, CNN Indonesia —

Kabid Humas  Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan Nus Kei  sempat mengundang John Kei bertemu buat menyelesaikan masalah antara keduanya. Namun, John Kei tak menggubris.

Masalah itu berkaitan dengan pembagian uang hasil penjualan tanah di daerah Ambon. Semuanya

“Kita dapat dari barang bukti yang ada di WhatsApp, sempat Nus Kei sampaikan pada situ ‘tolong John kita ketemu aja berdua. Jangan membawa kita punya anggota, ini urusan karakter kita berdua’, tetapi tak (pesan Nus Kei) ditanggapi John Kei, ” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (23/6).


Yusri melahirkan bahwa John Kei mengaku dikhianati oleh Nus Kei yang merupakan pamannya sendiri. John Kei mengantarkan itu kepada penyidik.

Ada beberapa alasan yang menimbulkan John Kei merasa dikhianati Nus Kei. Namun, kata Yusri, belum semuanya diungkapkan oleh John Kei.

“Salah satunya masalah uang atau tanah ini, masih ada beberapa lain yang belum diungkapkan John Kei, cuma dia sampaikan setiap ditanyakan itu beta dikhianati oleh Nus Kei, gitu, ” tutur Yusri.

John Kei & 29 anak buahnya diringkus petugas terkait aksi penyerangan dan penganiayaan di Green Lake City, Tanah air Tangerang dan Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Aksi itu dilatarbelakangi masalah pribadi antara John Kei dan Nus Kei tentang pembagian uang hasil penjualan desa.

Masalah pribadi antara keduanya tak kunjung selesai hingga akhirnya terjadi aksi saling mengancam melalui sambungan telepon. Selanjutnya, John Kei merencanakan aksi pembunuhan kepada Nus Kei dan anak buahnya yang berinisial ER.

Atas perbuatannya, John Kei dan anak buahnya disangkakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 169 KUHP, Kausa 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Polisi juga masih memburu tiga pengikut John Kei yang diduga terkebat dalam kedua aksi tersebut.

(dis/bmw)

[Gambas:Video CNN]