Timnas Indonesia U-19 Terlalu 'Baik' pada Kroasia

Timnas Indonesia U-19 Terlalu ‘Baik’ pada Kroasia

Jakarta, CNN Nusantara —

Timnas Indonesia U-19   menelan kekalahan kedua dalam turnamen mini yang berlangsung di Kroasia. Timnas Indonesia U-19 takluk dengan skor telak 1-7 dari Kroasia U-19 yang berstatus tuan rumah turnamen.

Keruntuhan yang dialami Timnas Indonesia U-19 disebabkan Rizky Ridho dkk terlalu ‘baik’ kepada para pemain lawan. Timnas Indonesia U-19 membiarkan pemain-pemain Kroasia U-19 leluasa menguasai bola.

Timnas Indonesia U-19 sebenarnya memulai laga dengan lebih baik ketimbang langgar sebelumnya saat takluk 0-3 dibanding Bulgaria. Skuad asuhan Shin Tae Yong berani keluar menyerang & sempat memberikan ancaman ke tiang Vatreni junior.



Peluang emas itu pegari saat laga baru berjalan 11 menit. Sandi Arta Samosir lepas di sisi kiri penyerangan serta melepaskan tembakan yang masih bisa diblok kiper Renato Josipovic.

Timnas Indonesia U-19 sempat tampil meyakinkan di asal pertandingan melawan Kroasia U-19. (Dok. PSSI)

Bola kasar yang diblok Josipovic kemudian menuju ke Irfan Jauhari. Sialnya tembakan Irfan yang dalam posisi longgar masih mengenai mistar gawang.

Setelah kejutan di introduksi laga itu, Timnas Indonesia U-19 tetap tampil menyerang untuk menekan para pemain Kroasia. Pendekatan itu berbeda dibandingkan saat lawan Bulgaria yang lebih fokus dalam menetap.

Permainan Timnas Indonesia U-19 yang lebih terbuka membina banyak tercipta celah di pertahanan. Hal itu pula yang digunakan Kroasia U-19 hingga bisa me gol pembuka kemenangan melalui Filip Zrilic pada menit ke-26.

Bruno Jenjic yang tak terkawal di kotak penalti secara cermat menyundul bola yang disambar Zrilic untuk menaklukkan Muhammad Besar Satryo.

Lima menit berselang, Kroasia memperbesar skor maka 2-0. Antonio Marin yang tidak terkawal di luar kotak penalti memberikan umpan ke arah Arijan Brkovic.

Brkovic dengan tidak dikawal ketat masih tahu membalikkan badan dan melepaskan sepak terjang keras ke gawang Adi Satryo. Jelang babak pertama usai, Kroasia U-19 memperbesar skor jadi 3-0 melalui gol Marco Boras dengan berawal dari situasi bola lebur.

Bagas Kaffa  (kedua dari kiri) berhasil me satu-satunya gol Timnas Indonesia U-19 ke gawang Kroasia U-19. (Dok. PSSI)

Di depan babak kedua, penyakit lengah di mengawal pemain lawan masih belum hilang dari Timnas Indonesia U-19. Para pemain Timnas Indonesia U-19 membiarkan bek sayap Kroasia U-19 leluasa melepaskan umpan silang yang dikonversi jadi gol Marin.

Proses gol kelima Kroasia yang dicetak Bruno Zdunic juga terjadi karena tidak adanya kawalan ketat dari pemain belakang Tim nasional Indonesia. Pemain belakang tim Garuda Muda lengah dalam mengawal pergerakan Zrilic yang lolos dari muslihat offside.

Bola yang ditendang Zrilic masih bisa digagalkan Adi Satryo tetapi bola muntah disambar Zdunic untuk membuat nilai jadi 5-0.

Timnas Indonesia U-19 yang tertinggal lima gol coba mengubah pendekatan permainan dengan mengandalkan bola-bola pendek. Muslihat ini cukup merepotkan pemain Kroasia U-19 hingga akhirnya Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi memperkecil skor maka 1-5 pada menit ke-71.

Timnas Indonesia U-19 tampil makin berani setelah gol itu. Namun, situasi ini dimanfaatkan Kroasia U-19 untuk mencetak dua lulus tambahan ke gawang Adi Satryo.

Marin mencetak gol kedua setelah terlepas dari kawalan pemain belakang Timnas Indonesia U-19. Pesta gol Kroasia U-19 kemudian ditutup gol hukuman Ivan Brnic yang membuat skor akhir jadi 1-7.

Kekalahan telak dari Kroasia U-19 jadi bukti masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi Shin Tae Yong. Hal ini mengacu tidak disiplinnya para pemain pada melakukan pressing yang membuat Kroasia U-19 mendapatkan banyak celah buat mencetak gol.

Padahal, Kroasia U-19 tak bermain begitu rapih secara cara seperti Bulgaria. Kroasia U-19 lebih banyak mengandalkan kelebihan individu pemain seperti yang dimiliki Marin.

Sorotan lain juga menghadap ke pertahanan Timnas Indonesia U-19 karena dari dua laga pada turnamen ini sudah kebobolan 10 gol. Kebobolan tujuh gol terjadi di laga ini dan kebobolan tiga gol saat takluk dari Bulgaria.

(jal/sry)

[Gambas:Video CNN]