Trump Kalah, Iran Berharap Biden Mau Cabut Sanksi AS

Trump Kalah, Iran Berharap Biden Mau Cabut Sanksi AS

Jakarta, CNN Indonesia —

Presiden  Iran Hassan Rouhani berniat akan mengambil “setiap kesempatan” agar  Amerika Serikat mau mencabut sanksi terhadap Teheran di masa tadbir baru.

Hal tersebut disampaikan Rouhani menyusul kekalahan Pemimpin Donald Trump dalam pemilihan kepala 3 November lalu oleh mantan Wakil Presiden Joe Biden.

“Tujuan kami adalah untuk menghilangkan tekanan sanksi dari bahu rakyat kami. Di mana kendati peluang yang menguntungkan ini lahir, kami akan bertindak sesuai tanggung jawab kami. Tidak ada yang dapat melewatkan kesempatan apa pun, ” kata Rouhani dalam pidatonya yang disiarkan stasiun televisi Iran di dalam Rabu (11/11).


Rouhani mengatakan keamanan & kepentingan nasional bukan lah menjadi masalah satu faksi saja & partisan.

Selama empat tahun terakhir, relasi Iran & AS di tangan Trump kian memburuk. Puncaknya adalah ketika AS mengerahkan serangan udara ke Irak dan menewaskan salah satu jenderal ternama Iran, Qasem Soleimani, pada 3 Januari lalu.

Trump memang terus menerapkan kebijakan keras terhadap Iran. Ia bahkan mengeluarkan AS lantaran perjanjian nuklir 2015 dengan Iran dan menerapkan kembali serangkaian hukuman terhadap negara Timur Tengah itu.

Berbeda dengan Trump, Biden menawarkan “jalan yang kredibel untuk kembali berdiplomasi” dengan GANDAR.

Rouhani menerima pendekatan rekonsiliasi Biden semasa kampanye. Namun, ia menegaskan bahwa Teheran juga siap menghadapi tantangan jika ternyata sanksi AS akan tetap berlaku.

“Mereka [AS] bisa menetapkan jalan baru. Dan jika mereka tidak mau, itu pilihan itu, ” ujar Rouhani seperti dikutip AFP.

(rds/dea)

[Gambas:Video CNN]